TVRINews, Tanjungpinang
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus memperkuat kompetensi aparatur sipil negara (ASN) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pengembangan Kompetensi Tahun 2026 yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kepulauan Riau di Balairung Wan Seri Beni, Kamis, 30 Juli 2026.
Rapat koordinasi yang mengusung tema Strategi Pengembangan Kompetensi yang Adaptif itu diikuti perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, dan badan usaha.
Forum tersebut difokuskan untuk menyelaraskan kebijakan sekaligus memperkuat sinergi dalam pengembangan kapasitas ASN.
Kepala BPSDM Provinsi Kepulauan Riau, Any Lindawaty, mengatakan pengembangan kompetensi ASN merupakan amanat peraturan perundang-undangan yang harus dilaksanakan secara berkelanjutan agar sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
"Melalui rapat koordinasi ini, kami berupaya menyelaraskan kebijakan dan program pengembangan sumber daya manusia agar sejalan dengan visi pembangunan daerah serta memperkuat sinergi antarlembaga dalam meningkatkan kompetensi aparatur," ujar Any.
Menurutnya, rapat koordinasi juga menjadi sarana mengevaluasi pelaksanaan program pengembangan kompetensi sekaligus menyusun strategi lanjutan untuk meningkatkan profesionalisme ASN.
Program tersebut mencakup identifikasi kebutuhan pelatihan, pendidikan, dan sertifikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan perkembangan pelayanan kepada masyarakat.
Any menambahkan, karakteristik Kepulauan Riau sebagai wilayah kepulauan yang terdiri atas tujuh kabupaten dan kota memerlukan strategi pengembangan sumber daya manusia yang adaptif agar kualitas pelayanan publik dapat menjangkau seluruh wilayah secara optimal.
Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Hukum, Sardison, menilai ASN dituntut memiliki kompetensi sesuai bidang tugas sekaligus mampu beradaptasi dengan perubahan yang berlangsung cepat. Ia juga menekankan pentingnya penguatan peran BPSDM sebagai pusat pengembangan kompetensi aparatur.
"Pengembangan kompetensi ASN harus didukung kolaborasi berbagai pihak, perencanaan berbasis data, serta penguatan BPSDM sebagai center of excellence sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kepulauan Riau," kata Sardison.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berharap pengembangan kompetensi ASN dapat berjalan lebih terarah, adaptif, dan berkelanjutan guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta pembangunan daerah.









