TVRINews, Kepulauan Riau
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus berupaya menekan angka pengangguran melalui berbagai strategi, salah satunya dengan mendorong pengembangan sektor industri padat karya yang dinilai mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kepulauan Riau, Diky Wijaya, menyebut industri elektronik menjadi sektor yang saat ini paling dominan dalam penyerapan tenaga kerja di wilayah tersebut.
Melalui program “Kepri Menyapa”, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta untuk memperluas peluang kerja, khususnya melalui investasi di sektor padat karya.
“Jika ingin meningkatkan penyerapan tenaga kerja secara signifikan, maka sektor padat karya seperti industri elektronik perlu terus didorong. Semakin besar investasi yang masuk, maka semakin besar pula tenaga kerja yang bisa diserap,” ujarnya, Rabu, 13 Mei 2026
Menurutnya, masuknya investasi ke sektor padat karya akan berdampak langsung terhadap terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal. Hal ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mengurangi angka pengangguran di Kepulauan Riau.
Selain menyerap tenaga kerja, penguatan sektor padat karya juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan aktivitas industri dan investasi.
Diky berharap sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dapat terus diperkuat agar peluang kerja semakin luas dan berkelanjutan.
“Kolaborasi ini penting agar manfaat investasi benar-benar dirasakan masyarakat, terutama dalam bentuk terbukanya lapangan kerja baru,” pungkasnya.










