TVRINews, Tanjungpinang
Pemerintah Kota Tanjungpinang menekankan bahwa masuknya investasi ke daerah harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kehadiran investor, termasuk jaringan ritel modern nasional, dinilai tidak cukup hanya dilihat dari besarnya nilai investasi maupun bertambahnya jumlah gerai yang beroperasi.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tanjungpinang, Adi Firmansyah, mengatakan keberhasilan investasi seharusnya diukur dari dampak ekonomi yang dihasilkan, seperti terciptanya lapangan kerja, meningkatnya pendapatan masyarakat, hingga berkembangnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Investasi yang masuk ke daerah harus memberikan multiplier effect,” kata Adi Firmansyah saat menanggapi masuknya jaringan ritel modern nasional ke Kota Tanjungpinang.
Menurut Adi, tingginya realisasi investasi maupun bertambahnya jumlah gerai hanya menunjukkan capaian dari sisi angka. Sementara itu, kualitas investasi baru dapat dinilai apabila mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Ia menyebut realisasi investasi di Kota Tanjungpinang pada triwulan I 2026 mencapai sekitar Rp219,22 miliar yang berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA). Meski demikian, angka tersebut bukan satu-satunya tolok ukur keberhasilan pemerintah dalam menarik investor.
Lebih jauh, Adi menilai investasi yang berkualitas harus mampu memperluas kesempatan kerja, membuka akses pasar bagi pelaku UMKM lokal, meningkatkan kepatuhan pelaku usaha terhadap perizinan, serta menciptakan iklim usaha yang sehat.
“Keberhasilan investasi tidak cukup diukur dari besarnya nilai investasi atau jumlah gerai yang bertambah, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Pemkot Tanjungpinang berharap setiap investasi yang masuk dapat memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah. Dengan demikian, kehadiran pelaku usaha baru tidak hanya menjadi indikator meningkatnya aktivitas investasi, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.










