TVRINews - Tanjungpinang
Dinas Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau bersama TVRI Kepri menyiapkan kolaborasi untuk memperkuat pelestarian sekaligus mengenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat. Rencana kerja sama tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Forum Konsultasi Publik yang digelar Dinas Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau, Jumat, 28 Agustus 2026 kemarin.
Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau, Herry Andrianto, mengatakan pelestarian dan pengenalan budaya daerah perlu terus dilakukan melalui berbagai media, termasuk televisi.
Menurutnya, melalui kolaborasi dengan TVRI Kepri, berbagai warisan budaya Kepulauan Riau nantinya dapat dikemas dalam bentuk konten audio visual. Konten tersebut direncanakan tayang secara rutin setiap bulan melalui siaran terestrial TVRI Kepri.

“Pelestarian dan pengenalan budaya harus terus kita lakukan, salah satunya melalui kolaborasi dengan media seperti TVRI Kepri,” ujar Herry kutip Sabtu, 29 Agustus 2026.
Pemanfaatan media televisi dinilai strategis karena jangkauan siaran TVRI Kepri dapat menjangkau masyarakat di berbagai wilayah Kepulauan Riau. Dengan demikian, pengenalan kebudayaan diharapkan tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau masyarakat di wilayah pesisir hingga pelosok.

Melalui program tersebut, masyarakat akan diajak mengenal lebih dekat beragam warisan budaya, kesenian, tradisi, serta kekayaan budaya Melayu yang tumbuh dan berkembang di Kepulauan Riau.
Penayangan secara rutin setiap bulan juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya daerah.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan media publik ini menjadi bagian dari upaya menjaga eksistensi kebudayaan di tengah perkembangan era digital. Melalui jangkauan siaran televisi yang luas, warisan budaya Kepulauan Riau diharapkan semakin dikenal, diapresiasi, dan terus diwariskan kepada generasi berikutnya.










