TVRINews, Tanjungpinang
Sebanyak 142 jemaah haji asal Kota Tanjungpinang yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) pertama tahun 1447 Hijriah tiba di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura, Selasa, 2 Juni 2026. Kedatangan mereka disambut haru oleh keluarga, pemerintah daerah, dan masyarakat yang telah menanti sejak pagi.
Penyambutan dilakukan langsung oleh Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, bersama jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta ratusan anggota keluarga jemaah.
Suasana emosional mewarnai momen kepulangan para tamu Allah tersebut. Tangis bahagia dan pelukan hangat terlihat saat para jemaah kembali bertemu dengan keluarga setelah berminggu-minggu menunaikan ibadah di Tanah Suci.
Di tengah kebahagiaan itu, terdapat dua jemaah haji asal Tanjungpinang yang belum dapat kembali ke Indonesia. Keduanya masih menjalani perawatan medis intensif di Arab Saudi karena kondisi kesehatan yang menurun.
Wali Kota, Lis Darmansyah mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan mayoritas jemaah dalam keadaan sehat. Ia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan dua jemaah yang masih dirawat agar segera pulih dan dapat kembali ke tanah air.
"Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Tanjungpinang sangat bersyukur atas kepulangan para jemaah haji hari ini. Terkait dua jemaah kita yang masih dirawat di Arab Saudi, mari kita bersama-sama mendoakan agar mereka segera diberikan kesembuhan, pulih seperti sedia kala, sehingga bisa segera dipulangkan pada kloter berikutnya untuk berkumpul kembali bersama keluarga," ujar Lis dalam keterangan yang diterima tvrinews.com pada Selasa, 2 Juni 2026.
Salah seorang jemaah yang baru tiba, Amiruddin, mengaku puas dengan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Menurutnya, seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dengan dukungan pelayanan yang memadai.
"Secara umum pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar. Pelayanan akomodasi dan transportasi yang kami terima dinilai sangat baik, mulai dari keberangkatan di tanah air, selama berada di Madinah dan Makkah, hingga akhirnya kami tiba kembali di Indonesia," kata Amiruddin.
Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama panitia penyelenggara haji akan terus memantau perkembangan kondisi dua jemaah yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi. Apabila kondisi kesehatan mereka membaik dan dinyatakan layak terbang, keduanya akan dipulangkan ke Indonesia melalui kloter berikutnya.










