TVRINews, Tanjungpinang
Seluruh penerbangan dari dan menuju Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang kembali beroperasi normal pada 8 September 2026, setelah sebelumnya mengalami pembatalan pada 6 dan 7 September akibat dampak sebaran debu vulkanik.
General Manager Bandara RHF, Mohamad Setiadi Dermawan Wakan, mengonfirmasi seluruh rute penerbangan dari dan menuju Tanjungpinang telah kembali beroperasi normal.
"Seluruh rute penerbangan dari dan menuju Tanjungpinang sudah kembali beroperasi normal hari ini," kata Mohamad Setiadi saat dihubungi pada Rabu, 8 September 2026.
Sebelumnya, sekitar seribu calon penumpang terdampak pembatalan penerbangan pada 6 dan 7 September. Dua maskapai yang terdampak di Bandara RHF yakni Batik Air dan Citilink. Sejumlah rute yang terdampak di antaranya penerbangan menuju Jakarta dan sekitarnya, Lampung, hingga Bandung.

Pembatalan penerbangan dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan penerbangan. Keselamatan penumpang dan awak pesawat menjadi prioritas dalam keputusan penghentian sementara operasional penerbangan.
"Yang menjadi pertimbangan dalam pembatalan adalah faktor keselamatan penerbangan, tentunya nyawa manusia," ujarnya.
Ia menjelaskan, debu vulkanik yang terlihat kecil dan halus dapat mengandung partikel batu maupun butiran seperti kaca halus. Jika terhisap dalam jumlah besar ke dalam mesin jet pesawat, debu vulkanik dapat mengganggu proses pembakaran di dalam mesin.
"Debu vulkanik yang terlihat kecil mengandung butiran-butiran batu atau juga berbentuk seperti butiran kaca halus. Namun, jika jumlahnya banyak dan terhisap oleh mesin jet pesawat, dapat mengakibatkan pembakaran pesawat tidak sempurna," jelasnya.
Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kerusakan mesin dan dapat berakibat fatal terhadap penerbangan. Atas pertimbangan keselamatan tersebut, maskapai, operator bandara, dan regulator berkolaborasi serta bersinergi memutuskan menghentikan sementara penerbangan pada 6 dan 7 September.
Setelah kondisi dinilai kembali aman, seluruh rute penerbangan dari dan menuju Bandara RHF kini kembali beroperasi normal pada 8 September 2026.










