TVRINews, Anambas
Personel Kodim 0318/Natuna bersama warga melaksanakan penanaman bibit kemiri di sepanjang ruas jalan baru penghubung Desa Mubur Kecil dan Desa Bayat, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis, 14 Mei 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026.
Penanaman dilakukan di kawasan RT 08 RW 04 Desa Bayat dengan melibatkan puluhan warga dan aparat TNI. Bibit kemiri ditanam secara teratur di sisi kanan dan kiri jalan yang baru dibuka tersebut.
Selain untuk penghijauan, penanaman pohon kemiri juga bertujuan memperkuat struktur tanah di sepanjang jalur infrastruktur baru itu agar lebih tahan terhadap erosi.

Ketua RT 08 RW 04 Desa Bayat, Ismariadi, mengatakan jalan penghubung tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat Desa Mubur Kecil dan Desa Bayat.
“Jalan ini adalah nadi baru bagi warga Mubur Kecil dan Bayat. Dengan menanam kemiri di pinggirnya, kita tidak hanya memiliki akses yang lebih baik, tetapi juga warisan ekonomi di masa depan,”ujar Ismariadi.
Sementara itu, Komandan Kodim 0318/Natuna Letkol Inf. Ruruh Sejati melalui Pasi Ops Kodim 0318/Natuna Mayor Thomson Rajagukguk mengatakan pemilihan tanaman kemiri didasarkan pada nilai ekonominya yang tinggi serta ketahanannya terhadap kondisi tanah di wilayah Anambas.
“TMMD ke-128 tidak hanya membangun fisik, tetapi juga mendorong ekonomi hijau. Bibit yang ditanam hari ini nantinya akan dirawat bersama oleh masyarakat secara berkelanjutan,”ungkap Ririn.
Warga Desa Bayat dan Desa Mubur Kecil tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka bergotong royong menggali lubang, menanam, hingga menyiram bibit kemiri di sepanjang jalur yang mencapai lebih dari satu kilometer.
Salah seorang warga Desa Bayat mengaku bersyukur atas pembangunan jalan dan program penghijauan yang dilakukan melalui TMMD.
“Kami berterima kasih kepada bapak-bapak TNI. Jalan sudah terbuka, sekarang ditanami pohon yang hasilnya bisa kami panen nanti. Ini benar-benar membantu pembangunan kampung kami,”ucapnya.
Program TMMD ke-128 di Kabupaten Kepulauan Anambas menjadi wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun wilayah perbatasan.
Penanaman bibit kemiri di jalur penghubung antar desa tersebut juga menjadi simbol pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan warga.










