TVRINews, Karimun
Kebakaran menghanguskan tiga warung kuliner di kawasan Coastal Area Karimun, tepatnya di depan Menara Suar Tanjung Rambut DSI 873, Kamis, 30 April 2026 sore.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB itu diduga dipicu kebocoran tabung gas elpiji tiga kilogram saat pemilik warung tengah bersiap memulai aktivitas memasak.
Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran bermula saat tiga pekerja warung makan sedang melakukan persiapan membuka usaha. Salah seorang pekerja menyalakan kompor, sementara pekerja lainnya memasang regulator pada tabung gas.
Secara tiba-tiba, api muncul dari bagian tabung gas yang diduga mengalami kebocoran. Para pekerja sempat berupaya memadamkan api menggunakan kain basah dan air, namun kobaran api justru semakin membesar dan sulit dikendalikan.
Kondisi bangunan yang didominasi material kayu serta jarak antarwarung yang berdekatan membuat api dengan cepat merambat dan melahap seluruh bangunan semi permanen tersebut dalam waktu singkat.
Beruntung, seluruh pekerja berhasil menyelamatkan diri sebelum api menghanguskan seluruh isi warung. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan cukup besar.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran BPBD Karimun, Hendra Hidayat, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dan langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
“Petugas sempat mengalami kendala saat menuju lokasi karena arus lalu lintas cukup padat dan banyak warga yang berhenti untuk menyaksikan kejadian,” ujarnya.
Untuk mempercepat proses pemadaman, petugas mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran, satu truk tangki air milik Dinas PUPR, serta satu unit water cannon milik Polres Karimun.
“Api berhasil kami netralisasi sekitar pukul 17.15 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata Hendra.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan tabung gas maupun instalasi listrik guna mencegah terjadinya kebakaran.









