TVRINews, Anambas
Kondisi fisik bagian luar KM Bahtera Seva III yang melayani kebutuhan perbankan masyarakat di wilayah perbatasan Kepulauan Anambas dikeluhkan warga. Kapal yang beroperasi sebagai layanan perbankan terapung tersebut terlihat kusam dan kurang terawat saat bersandar di Pelabuhan Pemerintah Daerah Kecamatan Jemaja.
Kondisi tersebut menjadi perhatian warga yang selama ini memanfaatkan layanan kapal untuk melakukan transaksi perbankan, termasuk pencairan bantuan pemerintah pusat.
Salah seorang warga Pulau Jemaja, Atun Safitri, menyayangkan kondisi fisik kapal yang dinilai mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurut Atun, fasilitas pelayanan publik yang menjadi akses utama masyarakat kepulauan terhadap layanan perbankan semestinya mendapat perawatan secara berkala.
"Sangat disayangkan kondisi kapal Bank BRI yang melayani warga perbatasan terlihat kumuh seperti tidak terawat. Saya berharap pihak manajemen kapal, maupun pihak berwenang terkait pengawasan kapal segera melakukan pemeriksaan," ujar Atun saat ditemui di sekitar area dermaga.
Ia juga mempertanyakan apakah perawatan rutin atau docking terhadap kapal tersebut telah dilakukan sesuai jadwal.
"Sebagai masyarakat awam, kami tahu kapal seperti ini biasanya ada jadwal perawatan berkala," katanya.
Keberadaan kapal tersebut membantu masyarakat di pulau-pulau terpencil mengakses layanan perbankan tanpa harus melakukan perjalanan jauh menuju wilayah yang memiliki fasilitas perbankan.
Karena itu, warga berharap kondisi fisik kapal segera mendapat perhatian dari pihak pengelola. Selain aspek kebersihan dan tampilan, perawatan berkala dinilai penting untuk menjaga kenyamanan masyarakat sekaligus memastikan layanan perbankan dapat berjalan dengan baik.
Warga berharap dilakukan pembersihan dan pengecatan ulang pada bagian luar kapal sehingga KM Bahtera Seva III kembali terlihat bersih dan representatif seperti tahun-tahun sebelumnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari manajemen operasional KM Bahtera Seva III mengenai kondisi fisik bagian luar kapal dan jadwal perawatan atau docking kapal tersebut.








