TVRINews, Tanjungpinang
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjungpinang resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Pada hari pertama pendataan, petugas sensus mendatangi rumah dinas Wali Kota Tanjungpinang sebagai bagian dari proses pengumpulan data ekonomi yang akan menjadi dasar perencanaan pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut menandai dimulainya pendataan ekonomi secara menyeluruh di Kota Tanjungpinang. Hasil sensus nantinya diharapkan menjadi acuan pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan dan program pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyambut langsung kedatangan petugas sensus di rumah dinasnya. Ia menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan program nasional yang dilaksanakan untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai kondisi ekonomi masyarakat.

"Sensus ekonomi ini merupakan program nasional untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang kondisi ekonomi masyarakat, termasuk aktivitas usaha dan sektor ekonomi yang berkembang di daerah," ujar Lis Darmansyah dalam keterangan yang diterima tvrinews.com pada Selasa, 16 Juni 2026.
Lis juga mengimbau masyarakat untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan data yang benar, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada petugas yang bertugas di lapangan.
Sementara itu, Kepala BPS Kota Tanjungpinang, Yulia Tri Mardani, menjelaskan bahwa pendataan perdana dilakukan terhadap sejumlah tokoh penting daerah, termasuk Wali Kota Tanjungpinang.
"Kami melakukan pendataan Sensus Ekonomi 2026 terhadap Wali Kota Tanjungpinang sebagai bagian dari pendataan tokoh penting daerah. Secara bersamaan juga dilakukan pendataan terhadap Wakil Wali Kota dan Sekretaris Daerah," kata Yulia.
Menurut Yulia, kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan pencanangan resmi Sensus Ekonomi 2026 yang dalam waktu dekat akan digelar di Kota Tanjungpinang.
Ia berharap sensus ini mampu menghasilkan data yang lengkap dan akurat terkait aktivitas usaha serta kondisi ekonomi masyarakat di daerah tersebut.
"Melalui sensus ini kami menargetkan data yang lengkap dan menyeluruh terkait usaha serta kondisi ekonomi masyarakat Kota Tanjungpinang," ucapnya.
Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup dengan penempelan stiker Sensus Ekonomi 2026 oleh petugas BPS yang disaksikan langsung oleh Wali Kota Lis Darmansyah. Pendataan ini menjadi langkah awal dalam menghimpun data ekonomi yang akan digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan dan penguatan sektor ekonomi di Kota Tanjungpinang.










