TVRINews, Batam
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Festival Rakyat Sinergi Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 14–20 Juli 2026. Agenda nasional tersebut diharapkan menjadi penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus wadah promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Persiapan itu dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Kadin Kota Batam, Rabu, 8 Juli 2026. Rapat membahas sejumlah aspek teknis, mulai dari penetapan lokasi kegiatan, konsep penataan area acara, hingga strategi pendanaan melalui dukungan sponsor.
Wakil Ketua Umum Bidang Antar Lembaga dan Pemerintahan Daerah Kadin Provinsi Kepulauan Riau, H. Aprilzal, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi yang telah dilakukan bersama berbagai pemangku kepentingan di Kepulauan Riau.
“Rapat hari ini merupakan momen penting untuk menentukan lokasi pelaksanaan acara. Berdasarkan hasil koordinasi, Festival Rakyat direncanakan berlangsung pada 14 hingga 20 Juli 2026,” ujar Aprilzal.
Menurutnya, Festival Rakyat merupakan program strategis yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia bersama Kadin di seluruh Indonesia dan akan dilaksanakan secara serentak di berbagai provinsi.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan hiburan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan promosi dan pemasaran produk-produk UMKM lokal agar semakin dikenal luas,” katanya.
Dalam rapat tersebut, pihak penyelenggara (Event Organizer/EO) memaparkan rancangan tata letak acara yang dipusatkan di Lapangan SP Plaza. Panitia menyiapkan sedikitnya 30 tenda bagi pelaku UMKM dengan skema berbagi satu tenda untuk dua peserta guna menekan biaya partisipasi.
Setiap pelaku UMKM hanya dikenakan kontribusi sebesar Rp50 ribu sehingga diharapkan semakin banyak usaha kecil yang dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Dukungan terhadap pelaksanaan Festival Rakyat juga datang dari Komando Resor Militer (Korem). Perwakilan Korem berharap kegiatan ini mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan memberikan dampak ekonomi yang luas.
Untuk pembiayaan, panitia sepakat mengandalkan dukungan sponsor. Kadin Batam telah menyiapkan sejumlah paket kemitraan, termasuk paket senilai Rp250 juta yang menawarkan berbagai fasilitas promosi bagi mitra usaha.
Dalam rapat, pengurus Kadin Batam, Eko, mengusulkan agar setiap pengurus turut berperan aktif mencari sponsor.
“Usul saya, setiap pengurus diwajibkan mencari sponsor dengan target minimal Rp3 juta per orang. Dengan begitu, diproyeksikan dapat terkumpul sekitar Rp160 juta dari kebutuhan pendanaan eksternal,” ujarnya.
Sementara itu, tim yang dikoordinasikan Daniel Samsun dan Achyar terus menjalin komunikasi dengan sejumlah calon sponsor, mulai dari BP Batam, BUMN, hingga perusahaan swasta.
Meski menghadapi tantangan keterbatasan modal awal serta adanya penyesuaian sejumlah agenda pendukung, Kadin Batam memastikan Festival Rakyat tetap akan dilaksanakan sesuai rencana.
Perwakilan Kadin Batam, Edy, menegaskan seluruh panitia diminta segera menyelesaikan Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai jadwal.
“Acara ini dipastikan tetap berjalan. Yang terpenting, seluruh penggunaan anggaran harus dipertanggungjawabkan secara transparan. Persiapan awal akan kami lakukan secara mandiri sebelum melaporkan kesiapan secara menyeluruh kepada Ketua Umum Kadin dan berkoordinasi lebih lanjut dengan BP Batam,” tegas Edy.










