TVRINews, Tanjungpinang
Arus penumpang kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) antar-pulau terpantau tertib dan kondusif. Meski mobilitas masyarakat cukup tinggi, jumlah penumpang yang menggunakan jasa transportasi laut ini dipastikan masih berada dalam batas relatif aman dan terkendali.
Berdasarkan data operasional terbaru, tercatat sebanyak 798 penumpang naik dan 453 penumpang turun. Sementara itu, terdapat 111 penumpang lanjutan yang melanjutkan perjalanan mereka menggunakan moda kapal Pelni.
Kepala Cabang Pelni Tanjungpinang, Benny Marganda Sinaga, mengapresiasi tinggi kepercayaan masyarakat yang terus memilih moda transportasi laut milik armada negara ini. Menurutnya, antusiasme warga menjadi bukti nyata bahwa kapal Pelni, seperti KM Bukit Raya, masih menjadi pilihan favorit masyarakat kepulauan.
"Ini membuktikan bahwa KM Bukit Raya masih sangat diminati oleh masyarakat. Kami mengimbau seluruh penumpang untuk bersama-sama menjaga kebersihan kapal dan selalu membeli tiket resmi sebelum berlayar demi kenyamanan serta keselamatan bersama," ujar Benny.
PT Pelni terus berkomitmen menjaga kualitas layanan demi mempermudah aksesibilitas masyarakat di wilayah 3TP (Tertinggal, Terdepan, Terluar, dan Perbatasan).
Kehadiran rute KM Bukit Raya yang menjangkau wilayah Anambas, Natuna, hingga Kalimantan menjadi jawaban atas tantangan konektivitas antar-pulau.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir melayani kebutuhan moda transportasi yang terjangkau, aman, dan dapat diandalkan bagi seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok negeri.










