TVRINews, Bintan
Pemerintah Kabupaten Bintan terus mendorong transformasi digital melalui program “Bintan Satu Akses”. Program ini disiapkan untuk mempermudah masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintah melalui satu portal terpadu.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bintan, Didi Kurniadi, mengatakan saat ini masih banyak entitas dan aplikasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bintan yang berjalan secara terpisah. Kondisi tersebut membuat pelayanan digital belum terintegrasi secara maksimal.
“Bintan Satu Akses merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Bintan dalam rangka menyederhanakan layanan digital yang ada di masyarakat. Saat ini masih banyak entitas digital yang mendukung masyarakat,” ujar Didi, Kamis, 7 Mei 2026.
Melalui program tersebut, seluruh layanan digital nantinya akan diintegrasikan ke dalam satu portal dengan sistem single sign-on. Sistem ini memungkinkan masyarakat cukup menggunakan satu akun untuk mengakses berbagai layanan pemerintah secara daring.
Menurut Didi, proses integrasi komunikasi basis data antar aplikasi juga sedang dilakukan agar seluruh layanan dapat terhubung dalam satu sistem terpadu.
“Ke depannya akan diintegrasikan menjadi satu portal menggunakan single sign-on sehingga memudahkan akses masyarakat. Komunikasi database antar aplikasinya juga sedang diproses,” tuturnya.
Selain mempermudah akses pelayanan publik, integrasi layanan digital tersebut diharapkan membantu pemerintah menghadirkan data masyarakat yang lebih terpadu, akurat, dan efisien guna mendukung tata kelola pemerintahan berbasis digital.
Pemerintah Kabupaten Bintan berharap Bintan Satu Akses dapat berkembang menjadi layanan satu atap berbasis digital untuk mempercepat pelayanan publik sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.










