TVRINews, LINGGA
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan hutan seluas sekitar delapan hektare di Desa Tinjul, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga pada Senin 7 September 2026. Kebakaran terjadi saat musim kemarau dengan kondisi angin cukup kencang. Lokasi yang berada di wilayah perbukitan membuat api cepat meluas sekaligus menyulitkan petugas dalam melakukan pemadaman.
Danton Damkar Wilayah Dabo Singkep, Ikmal Hakim, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 17.00 WIB. Petugas bersama relawan langsung bergerak menuju lokasi, namun membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk mencapai titik kebakaran.
“Laporan kami terima sekitar pukul 17.00 WIB. Tim langsung bergerak menuju lokasi, tetapi perjalanan membutuhkan waktu sekitar dua jam,” kata Ikmal, dikutip pada Selasa 8 September 2026.
Pemadaman baru dapat dilakukan sekitar pukul 19.00 WIB. Petugas gabungan harus melewati medan terjal dan perbukitan dalam kondisi gelap. Dengan peralatan sederhana, termasuk lampu senter, personel berupaya menjangkau titik api.
Setelah melakukan pemadaman selama sekitar empat setengah jam, api berhasil dipadamkan pada pukul 23.30 WIB.
Karhutla di Desa Tinjul menjadi salah satu kebakaran dengan luasan lahan cukup besar di Kabupaten Lingga. Kondisi musim kemarau yang berkepanjangan membuat lahan semakin kering, sementara petugas juga menghadapi kendala dalam mencari sumber air untuk mendukung proses pemadaman.










