TVRINews, Tanjungpinang
Kawasan tepi laut Tanjungpinang dipadati warga yang mengikuti Dekranasda Tanjungpinang Fun & Run 5K dan 10K, Minggu, 9 Agustus 2026 pagi.
Sebanyak 1.225 peserta dari berbagai kalangan ambil bagian dalam kegiatan yang dipusatkan di kawasan Gedung Gonggong tersebut.
Digelar oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah atau Dekranasda Kota Tanjungpinang, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi budaya dan ekonomi lokal.
Peserta menyusuri kawasan tepi laut Tanjungpinang dengan semangat menyambut Bulan Kemerdekaan. Suasana semakin semarak dengan kehadiran peserta yang mengenakan busana bernuansa Melayu.
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah melepas langsung peserta dari garis start sekaligus menyambut mereka di garis finis. Ia mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut.
Menurut Lis, antusiasme warga menunjukkan olahraga lari semakin menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Tanjungpinang. Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin dan berkembang menjadi agenda tahunan.
Lis juga mendorong agar event olahraga dikolaborasikan dengan kegiatan ekonomi masyarakat, khususnya dengan melibatkan pelaku usaha dan UMKM.
"Kegiatan seperti ini jangan hanya berhenti pada satu event. Kami berharap ke depan bisa terus dikembangkan, sehingga olahraga sekaligus menjadi ruang bagi pelaku usaha dan UMKM untuk menggerakkan perekonomian di Kota Tanjungpinang," ujar Lis.
Pemerintah Kota Tanjungpinang juga membuka peluang untuk mengembangkan kategori lomba dengan jarak yang lebih panjang. Selain nomor 5K dan 10K, kategori 20K disebut dapat menjadi pilihan pada pelaksanaan berikutnya.
Semangat mengangkat identitas daerah turut ditunjukkan Helmi Tanjung dari Ladies Runners Tanjungpinang. Ia mengikuti lomba dengan mengenakan busana khas Melayu.
Bagi Helmi, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk berolahraga sekaligus memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakat luas.
"Kami ingin menunjukkan bahwa olahraga juga bisa menjadi ruang untuk membawa budaya daerah. Harapannya, produk dan identitas lokal semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat," kata Helmi.
Helmi menilai daerah lain, seperti Manado, telah mampu menjadikan produk lokal sebagai bagian dari keseharian masyarakat. Ia berharap semangat serupa dapat diterapkan di Tanjungpinang.
Dekranasda Fun & Run 2026 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang telah dimulai sejak 6 Agustus. Selain memberikan penghargaan kepada para pemenang, panitia juga menyiapkan medali bagi peserta yang berhasil menyelesaikan lintasan.
Medali tersebut memiliki desain yang terinspirasi dari cangkang gonggong, salah satu ikon khas Tanjungpinang.
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Wakil Wali Kota Raja Ariza, serta Ketua Dekranasda Tanjungpinang Yuniarni Pustoko Weni turut mengalungkan medali kepada para peserta.
Melalui Dekranasda Fun & Run, olahraga dipadukan dengan promosi budaya dan penguatan ekonomi lokal. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjadikan Tanjungpinang sebagai tujuan sport tourism yang mengangkat identitas Melayu dan potensi daerah.









