TVRINews, Tanjungpinang
Pemerintah Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mengintensifkan penanggulangan tuberkulosis atau TBC melalui program Gerakan Antar Warga Periksa TB (Gasak TB). Program pemeriksaan TBC gratis tersebut digelar September hingga November 2026 di 87 titik di wilayah Tanjungpinang.
Program Gasak TB diintegrasikan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG), sehingga masyarakat tidak hanya dapat melakukan pemeriksaan TBC, tetapi juga mengetahui kondisi kesehatan secara lebih menyeluruh.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam, mengatakan Gasak TB merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat penemuan kasus TBC di tengah masyarakat.
“Ini merupakan dukungan untuk menyukseskan program prioritas nasional. Pertama, menuju bebas TB, dan kedua, memperluas Cek Kesehatan Gratis bagi seluruh warga,” kata Rustam pada Rabu, 9 September 2026.
Menurutnya, penelusuran dan pemeriksaan secara aktif diperlukan agar kasus TBC dapat ditemukan sedini mungkin. Dengan demikian, pasien yang terindikasi dapat segera memperoleh pengobatan hingga tuntas.
Pemerintah berharap langkah tersebut mampu meningkatkan keberhasilan pengobatan sekaligus memutus mata rantai penularan TBC di lingkungan masyarakat.
Masyarakat pun menyambut positif pelaksanaan program Gasak TB. Warga menilai pemeriksaan gratis yang dilaksanakan di berbagai titik memudahkan masyarakat, khususnya warga yang memiliki keterbatasan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara mandiri.
Salah seorang warga, Epi, mengapresiasi adanya layanan pemeriksaan TBC gratis tersebut. Menurutnya, program yang dilaksanakan langsung di sejumlah lokasi membuat masyarakat lebih mudah mengakses layanan kesehatan.
“Program ini sangat membantu masyarakat karena pemeriksaannya gratis dan dilakukan di beberapa titik. Jadi kami bisa lebih mudah mengetahui kondisi kesehatan sejak dini,” ujar Epi.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Rosiana. Ia berharap program pemeriksaan TBC dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Kami berharap program seperti ini terus dilakukan, supaya kalau ada penyakit bisa diketahui lebih cepat dan segera ditangani,” kata Rosiana.
Program Gasak TB di Tanjungpinang berlangsung hingga November 2026 dengan pemeriksaan di 87 titik. Pemerintah mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan tersebut sebagai langkah deteksi dini sekaligus mencegah penyebaran TBC di lingkungan keluarga dan masyarakat.










