TVRINews, Anambas
Guna mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, jajaran Polres Kepulauan Anambas melalui Polsek Jemaja berhasil mengelola budidaya tanaman jagung pipil varietas Bisi 18 di Desa Bukit Padi, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau.
Keberhasilan ini menjadi bagian dari implementasi instruksi Kapolri yang diteruskan hingga ke tingkat Polsek di wilayah perbatasan. Langkah ini dibuktikan dengan siap panennya sekitar 10.000 pohon jagung pipil yang tersebar di tiga lokasi lahan pertanian kawasan perbatasan negara tersebut.
Petani binaan Polsek Jemaja, Jana Dihartono, mengapresiasi dukungan aksi nyata dari pihak kepolisian. Menurutnya, pendampingan ini membawa dampak positif bagi produktivitas warga sekitar. Namun, Jana berharap ada perhatian lebih terkait pengolahan lahan gambut di wilayahnya.
"Kami berharap ke depannya ada bantuan pupuk dolomit untuk menetralkan zat asam pada tanah lahan gambut di sini, agar hasil panen jagung pipil bisa jauh lebih maksimal," ujarnya.
Bhabinkamtibmas Desa Bukit Padi, Briptu Rio Fhibrianto, menegaskan pentingnya sinergi antar-instansi demi menjaga kelangsungan ketahanan pangan di daerah perbatasan.
"Kolaborasi antara kepolisian, petani, dan Dinas Pertanian menjadi unsur penting dalam mendukung program swasembada pangan Presiden RI Prabowo Subianto. Kami berharap petani di wilayah perbatasan seperti Kecamatan Jemaja Timur dapat terus memaksimalkan usahanya demi menyukseskan program pemerintah pusat," kata Rio.
Apresiasi juga datang dari pihak teknis daerah. Kepala UPT Balai Benih Pertanian Terpadu, Iswandi, menilai langkah kepolisian ini membantu mempercepat tercapainya ketahanan pangan berkelanjutan.
"Kami sangat mengapresiasi aksi nyata Polsek Jemaja dan Polres Kepulauan Anambas. Program pemerintah pusat ini perlu terus dijalankan konsisten demi mewujudkan ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045," tutur Iswandi.
Kegiatan penanaman hingga persiapan panen ini mendapat sambutan antusias dari para petani dan masyarakat Desa Bukit Padi yang berharap pendampingan serupa terus berjalan secara berkesinambungan.










